| Nilai INVESTASI OTOMOTIF capai Rp32 triliun |
|
|
|
| Kontributor BKPPMD | |
| Monday, 07 May 2012 | |
|
Nilai INVESTASI OTOMOTIF Capai Rp32 Triliun JAKARTA: Badan Koordinasi Penanaman Modal menyebutkan persetujuan investasi sektor otomotif tercatat mencapai Rp32 triliun sampai Maret 2012.
Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis menyampaikan sejumlah perusahaan otomotif yang berniat melakukan perluasan investasi antara lain, Toyota, Daihatsu, Hino, Honda, dan General Motor. “Kapasitas produksi akan sekitar 450.000 unit/tahun. Sejak 2010 sampai Maret 2012 total investasinya mencapai sekitar Rp18 triliun lebih,” ujar Azhar kepada Bisnis, Kamis(3/5/2012). Selain itu, Azhar mengatakan puluhan persetujuan juga diberikan kepada
industri berbagai komponen (sparepart) kendaraan bermotor dengan nilai
investasi lebih dari Rp14 triliun.
Apabila rencana investasi terealisasi, dia menyampaikan kontribusi ekspor dari industri otomotif akan semakin tinggi dan memengaruhi pertumbuhan ekonomi. Perkembangan realisasi investasi sektor otomotif, menurut Azhar, perlu didukung oleh penyediaan infrastruktur, seperti pelabuhan dan jalan. “Sesuai Perpres No.36 tahun 2012, rencana pembangunan pelabuhan Kalibaru oleh PT Pelindo II tahap I akan selesai kuartal I/2014, ini perlu direalisasikan tepat waktu,” ujarnya. Demikian juga, lanjut dia, rencana penyelesaian seluruh jalan tol di sepanjang Pulau Jawa dan pembangunan double-track rel Kereta Api di sepanjang Jawa harus selesai pada 2014. Azhar juga mendesak pemerintah merampungkan pembangunan infrastruktur di luar Pulau Jawa melalui skema Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS). Adapun beberapa proyek yang perlu diselesaikan antara lain, Bandara Kualanamu-Sumatera Utara, Jalan Tol Medan-Kualanamu, dan jalan tol pelabuhan di sejumlah daerah. “Perlu juga tambahan pasokan listrik dan gas sehingga dapat mendukung terjadinya peningkatan investasi di berbagai sektor bidang usaha tertentu,” tuturnya. (01/arh. Sumber : www.bisnis.com |
|
|
|
|||
|---|---|---|---|


