| Investasi USD100 Juta - INTA Bangun Pabrik Perakitan Truk |
|
|
|
| Kontributor BKPPMD | |
| Monday, 26 March 2012 | |
|
Investasi USD100 Juta - INTA Bangun Pabrik Perakitan Truk JAKARTA – PT Intraco Penta Tbk (INTA) akan membangun pabrik perakitan truk Sinotruk. Adapun total investasi pendirian pabrik tersebut diperkirakan sebesar USD100 juta. Presiden Direktur PT Intraco Penta Wahana (IPW) Jimmy Halim mengatakan, perseroan bersama dengan induk usaha perusahaan truk merek Sinotruk yakni China National heavy Truck Company (CNHTC) telah menandatangani kerja sama pembentukan perusahaan patungan (joint venture company/ JVC) guna persiapan pendirian pabrik perakitan Sinotruk di Indonesia.“Diharapkan feasibility study (kajian kelayakan) akan segera dilaksanakan bersama tahun ini,”kata dia dalam keterangan tertulisnya yang diterima SINDO kemarin.
Berdasarkan rencana,lanjut dia,pabrik tersebut akan merakit kendaraan
truk berat di atas 24 ton. Selain itu, juga merakit kendaraan truk
ringan untuk pasar dalam negeri maupun kawasan Asia Tenggara. INTA Grup
sudah melakukan kerja sama dengan Sinotruk sejak tahun lalu. Perseroan
juga ditunjuk sebagai perwakilan Sinotruk di seluruh Indonesia. Tahun
ini perseroan menargetkan penjualan Sinotruk bisa mencapai lebih dari
650 unit.
Tahun lalu perseroan berhasil mencatat kenaikan total penjualan alat berat sebesar 89,22% dari 835 unit pada 2010 menjadi 1.580 unit akhir tahun lalu. “Kami optimistis dapat melampaui target penjualan Sinotruk untuk truk jenis HOWO varian 6x4 dan 8x4, 371 dan 290 HP, serta HOVA Mine Tipper 6x4, 420 HP tahun ini,”tutur Jimmy. Dia melanjutkan, di samping pengembangan bisnis alat berat, perseroan juga mulai melebarkan sayapnya pada bisnis pertambangan melalui konsolidasi sejumlah anak usaha yang bergerak di bidang perdagangan alat berat dan industri pertambangan. Presiden Direktur INTA Petrus Halim menambahkan, tujuan konsolidasi anak usaha tersebut untuk menopang pertumbuhan yang pesat pada sektor pertambangan, agribisnis, dan infrastruktur. “Sektor tersebut selama ini menjadi tulang punggung bisnis alat berat untuk memulai transformasi INTA ke bisnis pertambangan,” ungkap dia. Sumber : www.seputar-indonesia.com |
|
| Terakhir diperbaharui ( Monday, 26 March 2012 ) |
|
|
|
|||
|---|---|---|---|


